Penilaian Pembinaan,evaluasi Dan Lomba Subak/subak Abian Tk Provinsi Bali Th 2014 Di Kabupaten Bangli

  • 12 Oktober 2014
PENILAIAN PEMBINAAN,EVALUASI DAN LOMBA SUBAK/SUBAK ABIAN TK PROVINSI BALI TH 2014 DI KABUPATEN BANGLI

Sebagai wakil Kabupaten Bangli pada lomba subak tingkat propinsi, subak Manuk Desa Susut kecamatan Susut Kabupaten Bangli, pagi tadi dinilai tim penilai lomba subak tingkat Propinsi Bali.

Kedatangan tim penilai disambut Asisten I Pemerintahan Setda Kabupaten Bangli Bapak Drs I Wayan Lawe, Tim Pembina Kabupaten serta tim pendamping, di Balai Subak Manuk Desa Susut. Sebagai leding sektor dalam kegiatan ini adalah Dinas Pendapatan/Pasedahan Agung Kabupaten Bangli dengan melibatkan tim dari unsur SKPD dan PHDI, MMDP Kabupaten Bangli, Dinas P2, Dinas P3 Kabupaten Bangli, Bagian Hukum dan dari Kementerian Agama Kabupaten Bangli .

Dalam kegiatan Penilaian lomba subak dibagi menjadi tiga bagian, dalam Bahasa Bali disebut Baga. Tiga bagian tersebut tidak lepas dari unsur Tri Hita Karana yakni Parhyangan, Pawongan dan Palemahan.

Dalam sambutannya Bupati Bangli yang dibacakan oleh Asisten I Pemerintahan Setda Kabupaten Bangli Bapak Drs I Wayan Lawe menyatakan, Subak merupakan lembaga sosial agraris yang memiliki nilai religius dan disegani keberadaannya. Oleh karena itu sudah sepatutnya kita melestarikan serta ngajegang keberadaan Subak agar tidak terdesak atau hilang seiring adanya alih fungsi lahan subak. Untuk tahun 2014 lomba subak tingkat Provinsi Bali untuk Kabupaten Bangli diwakili oleh subak Manuk Desa Susut, Kecamatan Susut Kabupaten Bangli dan Subak Abian Kala Jiwa Desa Yang Api Kecamatan Tembuku yang telah dipersiapkan mewakili Kabupaten Bangli dalam rangka mengikuti Lomba subak tingkat Provinsi Bali kali ini.

Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali dalam sambutan yang dibacakan oleh ketua tim penilai yang di wakili Oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Anak Agung Geria, mengatakan, yang menjadi pokok penilaian lomba subak adalah tata Parahyangan, Pawongan juga Palemahan. Dikatakan, keberadaan subak di Bali sudah terkenal sampai keluar negeri, dan telah diakui PBB melalui badan UNESCO sebagai salah satu warisan Budaya Dunia, sebagai salah satu organisasi penting yang ada di Bali, tidak salah pemerintah Provinsi Bali memberikan perhatian lebih pada subak dan Subak Abian yang sudah menjadi destinasi pariwisata. Perhatian Pemerintah terhadap subak salah satunya melalui lomba subak. karena itu, sepatutnya untuk melestarikan dan mengajegkan keberadaan Subak/Subak Abian diperlukan satu kebersamaan dan kesadaran untuk selalu menjaga alam ini sesuai dengan semakin kritisnya kondisi Subak/Subak Abian di Bali yang disebabkan faktor alih fungsi lahan dan pembangunan.

  • 12 Oktober 2014

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita